Funnymombabyspa.com

Cara penyimpanan ASI perahan

Selamat berakhir pekan...
Nahh,, pada pembahasan kali ini kita akan sedikit menyinggung tentang cara penyimpanan dan pemberian ASI perahan...

Ibu bekerja bukan merupakan alasan untuk menghentikan pemberian ASI eksklusif. Anda dapat memerahnya kemudian menyimpannya pada suhu yang tepat,

Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan :
1.Wadah
Untuk menyimpan ASI wadah penyimpan ASI dapat berasal dari bahan kaca (gelas). Sebelumnya sudah dicuci bersih dahulu dengan air hangat atau direbus. Hindari penggunaan wadah (plastik) berbahan dasar buruk, karena akan mudah bocor dan terkontaminasi. Komponen penting pada ASI juga dapat menempel pada plastik sehingga nutrisi yang Anda berikan akan berkurang.


2.Beri label pada tiap wadah, tanggal berapa dan jam berapa ASI itu dimasukkan. Supaya pada saat pemberian, tidak tertukar dengan yang lama.


3.Suhu dan Batas waktu
Jika Anda hanya menaruhnya pada suhu ruangan biasa, ASI dapat bertahan selama 8 jam
Di dalam lemari es (dengan suhu empat derajat), ASI dapat bertahan selama 2x24 jam.
Jika di dalam freezer (dengan suhu minus lima belas derajat) :
- Jika freezer tidak terpisah dari kulkas dan sering dibuka maka ASI tahan 3-4 bulan
- Jika freezer terpisah dari kulkas, maka ASI dapat bertahan selama 6 bulan
Pada saat penyimpanan, sebagian ASI akan mengental dan melekat pada wadah. Cukup goyang-goyangkan wadahnya hingga bagian yang melekat tadi menyatu, jangan dikocok-kocok atau mengaduk susunya.


4.Cara mencairkan yang benar
*Pilihlah ASI beku yang disimpan sudah lebih lama
*ASI beku ini harus ditempatkan di lemari es pendingin supaya mencair ( harus digunakan dalam 24 jam )
*Wadah ASI tersebut kemudian dicelupkan ke dalam air hangat, hingga ke bagian penutupnya. Jangan mencairkan ASI pada suhu ruang, karena beresiko terkontaminasi bakteri. Apalagi mencairkannya dengan microwave. ASI yang sudah dihangatkan tidak boleh dikembalikan ke dalam lemari es.

 

We Touch With Love 😘