Funnymombabyspa.com

Perubahan kulit saat kehamilan

Funnymombabyspa.com,

Kali Ini Funny SPA akan membahas tentang salah satu perubahan kulit selama masa kehamilan..
Yukkkk di baca dan bisa menambahi bagi yang ada pendapat atau mungkin pernah megalami perubahan kulit yang akan Funny SPA bahas kali ini..

Kita akan bahas tentang
A. Chloasma Gravidarum

B. Striae Gravidarum    

dan yang pertama kami akan membahas tentang Chloasma Gravidarum

1.Definisi Chloasma Gravidarum

Chloasma juga dikenal sebagai melasma atau seboroik melanosis adalah istilah yang digunakan untuk perubahan warna kulit pigmen. Biasanya ini terjadi dalam coklat kekuniangan patch atau bintik-bintik, yang diintensifkan oleh paparan sinar matahari. Chloasma terjadi selama kehamilan, dan penggelapan kulit biasanya terjadi selama 16 minggu usia kehamilan.

2.Penyebab Chloasma Gravidarum

Hyperpigmentasi kadang-kadang terdapat pada kulit muka (pipi) disebut chloasma gravidarum. Pada umumnya setelah partus selesai, gejala hyperpigmentasi ini menghilang. Sebab terjadinya hyperpigmentasi belum jelas, mungkin ada hubungan dengan faktor organik, yaitu alergi, masuknya vili khorialis dalam sirkulasi, perubahan metabolik akibat hamil, dan resistensi ibu yang menurun.

Pengaruh hormon estrogen dan progenteron adalah salah satu penyebab chloasma gravidarum. Kejadiannya dapat dikaitkan dengan efek dari hormon karena kehamilan, pengaruh pil kontrasepsi dan gangguan siklus menstruasi.

3.Patofisiologi Chloasma Gravidarum

a.Chloasma diwujudkan sebagai hiperpigmentasi bermotif wajah, dengan patch bulat atau oval, kuning mud sampai hitam, setelah tidak jelas margin.

b.Lesi tidak menunjukkan gejala di mana kulit tidak menunjukkan perubahan lainnya.

c.Lesi biasanya muncul pada beberapa bagian kulit seperti:

1) Batang hidung

2) Kedua pipi

3) Bibir atas

4) Dahi (daerah linier tepat di atas alis sering terlibat)

4. Cara Meringankan:

1.  Mengonsumsi makanan sehat yang mengandung asam folat, karena beberapa studi menunjukkan kekurangan asam folat berhubungan dengan terjadinya hiperpigmentasi seperti penyebab tanda kehamilan. Makanan dengan asam folat di dalamnya antara lain sayuran berdaun hijau, roti yang terbuat dari gandum utuh, dan sereal yang terbuat dari gandum utuh.

2.  Menghindari paparan sinar matahari (bila memungkinkan). Gunakan tabir surya, baju berlengan panjang, topi dan kacamata saat bepergian.

3.  Konsultasikan dengan dokter mengenai perawatan kulit wajah. Mungkin dokter akan memberikan krim atau obat lain yang dapat memberikan perbaikan.

Yukkk yang ada pendapat atau mau berbagi kisah bisa tulis pesan...
To be continuous....


We Touch With Love